Langsung ke konten utama

Sebuah renungan, muhasabah diri

Allah Pantaskan Hamba


Assalamuálaikum sahabat.. setiap diri dari kita memiliki kekurangan.. duhai sahabat setiap diri dari kita adalah lemah.. dan setiap diri dari kita tak memiliki sesuatu apapun.. semuanya milik Allah, semuanya kembali kepada Allah, bumi yang kita singgahi, jasad yang kita bawa, harta yang kita gunakan, dan segala sesuatu di bumi dan langit beserta isinya adalah milik Allah. Maka kemana kita harus berlari, kemana kita harus mencari, dan kemana kita harus berlindung.

Duhai sahabat, setiap diri dari kita memikul dosa-dosa bahkan menutupi aib pada dirinya sendiri, hanya saja Allah yang merahasiakan itu semua, hanya saja Allah yang menutupinya.



Duhai sahabat, setiap diri dari kita merasa sombong dan bangga atas pencapaian dirinya, setiap diri dari kita merasa lebih baik daripada kawannya, padahal amalan baik itu luas, amalan baik itu banyak, maka siapa yang lebih mengetahui bahwa orang lain bahwa kawan kita adalah orang yang lebih baik amalannya dari kita.

Wahai jiwa yang lalai lagi berlimpah dosa sungguh Allah rindu akan isak tangismu, Allah rindu akan taubatmu, sebelum terlambat maka kembalilah dirimu kepada Dia yang menciptakanmu dan masih memberikanmu kesempatan hingga saat ini. Sungguh kematian lebih dekat dari urat nadi kita, ia bisa menjemputmu kapanpun dan dimanapun.

Wahai jiwa yang Allah selamatkan.. sadarkah keamanan, perlindungan, keselamatan, kebahagiaan dan kecukupan serta rezki ini dari Dia yang Maha Pengasih, maka ucaplah syukur kepada Nya, basahi bibir dengan dzikir dan al-Qurán, basahi mata dengan air mata pertaubatan, hiasi perilakumu dengan mencontoh Rasul, para sahabat dan orang shaleh, cerdaskan akal dengan ilmu, luruskan hati dan niat hanya kepada Allah yang dituju.

Aku merinding melihat kekejian, kejahatan, dan kemaksiatan di bumi ini, sungguh tiada tempat untuk meminta penjagaan diri ini selain dari Allah, barangkali kita tidak akan selamat di jalanan ini tanpa kehendak Nya, mungkin doa keluargamu, mungkin amal baik yang pernah kamu lakukan, atau mungkin kawan shaleh di sekitarmu adalah perantara yang membuatmu terselamatkan dari jurang dunia ini. Jika bukan atas kehendak Nya mungkin kamu tak akan seselamat saat ini dari kemaksiatan, lingkungan yang keruh, pandangan yang tidak bisa dijaga dari kebebasan saat ini, sungguh iman dan taqwa adalah benteng dari buruknya dunia ini.

Yaa Allaah bukanlah aku manusia suci yang terhindar dari dosa, bukanlah aku ini wanita shalelah yang pantas mendapatkan jannah Mu, tapi aku hanya mempersiapkan diri untuk menjadi hamba yang baik, dan aku hanya berusaha untuk bisa pantas di sisi Mu.

Yaa Allaah jadikan hamba menjadi anak yang berbakti, jadikan hamba istri yang shalehah, jadikan hamba teladan untuk anak-anakku, dan jadikan hamba manfaat untuk ummat, dan jadikan kaum muslimin dan muslimat ini berada di jalan Mu Aamiin Allahumma Aamiin Yaa Rabb :'( :'( :'(

Desi Apriani

PPPA Daarul Qurán Ciledug, Tangerang.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Rahasia dibalik sosok Fir’aun dan Abu Lahab yang kamu tidak ketahui

Saya sering kali membayangkan dan menginginkan untuk mengetahui sosok para Nabi, dan berhenti pada kesimpulan bahwa secara batin dan spiritual mereka sempurna dengan keimanannya PASTI... !!! dan tak dipungkiri secara fisik mereka akan mengalahkan kegantengan para aktor ya itu benar percayalah. ^^ Hingga akhirnya saya jadi membayangkan sosok sebaliknya seperti Abu Lahab dan Fir'aun, meskipun mereka telah tiada dan berada pada kerugian besar saya khawatir karena sebetulnya bahkan sosok yang telah tiada tersebut  karakternya mewariskan hingga saat ini Na'udzubillahi min dzalik. Ok kali ini saya akan membahas secara singkat ada hal unik dan sangat menarik di balik sosok yang termaktub pada alquran, ialah Fir’aun dan Abu Lahab. A.     Tentang Fir’aun Fir’aun merupakan penguasa yang memiliki tingkat kecerdasan yang tinggi. Ia mahir dalam bidang ilmu kimia untuk memproses tanah liat berubah menjadi batu normal. Memang, jika dilihat dari spesifikasi batu yang diguna...